5 Pengurus Out, Waketum III: Alasan Tidak Mendasar, Padahal Ketum KONI Terus Bangun Komunikasi


Serampas.com, Jambi - Sebanyak lima orang mengundurkan diri dari kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi. Lima orang tersebut yakni Dr. Palmizal A, S.Pd., M.Pd (Kabid Sport Science), Dr. Atri Widowati., M.Or (Kabid Diktar), Dr. Ugi Nugraha, S.Pd., M.Pd (Wakabid. Sport Science), Reza Hadinata, S.Pd., M.Pd (Wakil Sekretaris), dan Roli Mardian, S.Pd., M.Pd (Wakabid Binpres).

Kelima pengurus tersebut berasal dari akademisi Universitas Jambi. 

Wakil ketua umum III yang membidangi Humas dan Data KONI Provinsi Jambi, Ahmad Syukri Baraqbah mengatakan, kelima pengurus tersebut sebelumnya telah pamit lewat pesan WhatsApp Group KONI Provinsi Jambi, dengan alasan kesibukan kerja pada profesi sebagai tenaga pendidik yang sedang dijalani.

"Pada Kamis (13/1) malam, bapak/ibu akademisi ini pamit undur diri dengan alasan kesibukan di kampus, ada juga yang ingin melanjutkan studi," jelasnya.

Pria yang akrab disapa bang Eki ini pun membagikan bukti pamit undur diri dari salah satu lima pengurus tersebut di group WA KONI Provinsi Jambi.

Asalamualaikum..,
pk ketum, waketum, sekum, bendum, kabid dan pengurus lainya yg sangat sy hormati. Saya palmizal, mohon izin saya pamit dari kepengurusan KONI Provinsi Jambi, dengan alasan ingin karena kesibukan saya di kampus dan saya tidak mungkin bisa bekerja tanpa teman2. Mohon maaf jika saya ada salah kata dan salah perilaku dalam bergaul. Terima kasih atas kesempatan yg diberikan untuk bisa bergabung dan berkerja bersama orang2 hebat dibidang olahraga. Mohon maaf belum bisa berkontribusi banyak untuk KONI Provinsi Jambi, semoga Olahraha Jambi semakin jaya.. surat pengunduran diri resmi akan segera sy samapaikan..salam hormat 🙏🙏

Palmizal saat dikonformasi membenarkan terkait mundurnya dia bersama teman-temannya dari KONI. Namun lebih jauh dirinya justru memberikan alasan berbeda. Palmizal menyebutkan, pengunduran dirinya karena sudah tak sejalan lagi dengan Ketua KONI Provinsi Jambi, Budi Setiawan. 

"Kami ingin prestasi diutamakan. Cuma program beliau itu soal itu tak sesuai dengan yang diomongin. Ngomong prestasi tapi tak ada program dia untuk meningkatkan prestasi. Dia juga tak bisa bekerjasama dengan stakeholder, pemerintah, akademisi dak sejalan," kata Palmizal dikutip dari imcnews.id, Jum'at (14/1).

Terkait hal tersebut, Waketum III KONI Provinsi Jambi, Eki membantah, bahwa apa yang disampaikan oleh Palmizal tidaklah benar.

"Apa yang disampaikan beliau itu tidak benar, tidak berdasarkan, jauh sebelum itu pengurus rapat selalu dilibatkan, karena ada group, ada pengumuman, Musyawarah di KONI," tuturnya.

Terkait sinergitas dengan pemerintah dan pihak terkait, Eki menyebutkan, bahwa sampai saat ini ketua umum KONI Provinsi Jambi terus membangun komunikasi, menerima masukan atau saran untuk kemajuan olahraga provinsi Jambi.

"Buktinya saat ini Gubernur Cup disupport penuh, terkait program kerja bliau sudah mengutarakan sebelumnya, yakni salah satunya melakukan pembinaan terhadap atlet yang berhasil menorehkan prestasi pada PON Papua 2021 lalu. 

"Atlet yang di PON Papua kemarin berhasil meraih prestasi akan kita ikutkan dalam pemusatan latihan, untuk terus kita bina. Mereka ini merupakan modal untuk nantinya kita bawa ke PON Aceh-Sumut,” tuturnya.

Tak hany itu, kata Eki, dalam rapat juga pengurus diminta untuk memberikan sumbangsih pemikiran terkait program-program lainnya yang akan dikerjakan di tahun 2021.

"Kita sudah melakukan rapat evaluasi, dan pengurus itu kita minta apa program di bidang mereka masing-masing yang disesuaikan dengan visi misi ketua KONI, yakni mewujudkan olahrga Jambi berprestasi," imbuhnya.

Eki menyayangkan alsan Palmizal yang dinilai plin-plan dalam menjelaskan ke publik.

"Tentu sangat kita sayangkan kalau alasan di internal dan di luar berbeda, artinya tidak komitmen dengan omongan sendiri. Rapat juga jarang hadir, dan tidak pernah memberikan laporan program mereka di bidang Sport Sience," tandas Eki.(*)

Posting Komentar untuk "5 Pengurus Out, Waketum III: Alasan Tidak Mendasar, Padahal Ketum KONI Terus Bangun Komunikasi"