Diskepora Mengangkangi Visi Misi dan Transparansi Gubernur Jambi, 'APO' Siap Beraksi demi Marwah Atlit dan Pengurus Cabor

Serampas.com, Jambi - Diskepora Jambi dinilai tidak transparan dan terbuka mengenai anggaran pembinaan cabang olahraga. Hal inilah yang membuat Aliansi pencinta olahraga (APO) Provinsi Jambi, bakal aksi mendatangi Dispora Jambi dengan membawa ratusan massa pada Rabu (26/01/2022) mendatang.

“Benar, kami akan aksi pada Rabu nanti, insya Allah. Yang kami inginkan agar dana pembinaan olahraga itu di buka ke publik, terutama dana yang dipakai saat PON Papua lalu,” tegas Aidil Putra, Korlap Aksi yang dikutip media ini dari jambiday.com, Senin (24/01/2022)

Intinya, ujar Aidil, pasca PON Papua, para atlet yang meraih prestasi bagaimana pembinaannnya. Dan tidak hanya itu, Aidil juga mempertanyakan bagaimana kesiapan puluhan Cabor yang akan berlaga di PON Sumut-Aceh 2024 mendatang. Meskipun laga nasional itu masih lama waktunya, namun kesiapan dari atlet harus dilakukan sejak dini.

“Kita jangan hanya bisa menuntut agar atlet berprestasi saja, namun minim pembinaan. Apa keluhan, kebutuhan dari para atlet harus di akomodir juga. Nah, masing-masing Cabor itu kan kebutuhannya beda. Itu yang harus kita ketahui, betapa jumlah anggaran dan bagaimana mekanisme serta aturan mainnya terkait anggaran itu,” tambah Aidil.

Aksi mereka, jelas Aidil, bertujuan untuk memperbaiki peringkat Jambi di ajang nasional seperti PON Sumut-Aceh yang akan datang. Dan sejauh ini, belum ada niat dari Dispora Jambi untuk mengumpulkan pengurus Cabor membahas persiapan untuk menghadapi ajang nasional tersebut.

“Belum ada niat mereka (Dispora) untuk mengumpulkan para pembina Cabor membahas soal anggaran ini. Oleh karena itu, kami lakukan aksi ini agar mereka terbuka dan jangan ada yang ditutupi lagi,” pungkas pria yang juga pengurus KONI Jambi ini.

Diketahui, KONI sendiri mengurus sebanyak 41 cabang olahraga. Dan pada PON Papua XX tahun 2021 lalu, baru 22 Cabor yang ikut berlaga. Secara nasional, Jambi mendapat peringkat ke 18 dari peserta 34 daerah se Indonesia. Dengan peraihan medali 6 emas, 10 perak dan 13 perunggu.

Menurut Ketua KONI, Budi Setiawan beberapa waktu lalu, pada PON XX Papua 2021, Jambi membawa 101 atlet, 33 pelatih, dan mengikuti 22 nomor cabang olahraga. Dan raihan medali berasal dari 12 cabang olahraga.

Masing-masing adalah angkat besi (2 emas), angkat berat (2 perak), taekwondo (1 perak dan 1 perunggu), biliar (2 emas), senam (1 perak dan 1 perunggu), wushu (1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu), tarung derajat (1 perunggu), panahan (1 emas), gulat (1 perak), dayung (4 perak dan 4 perunggu), tinju (2 perunggu), dan sepak takraw (2 perunggu). (OYI)

Hadiri Peresmian OSS, Al Haris: Sudah Waktunya Kita Transparan

Mengutip dari laman Detail.id pada 10 Agustus 2021 yang lalu, Gubernur Jambi Al Haris menyatakan "sudah waktunya kita transparan".

Gubernur Jambi Al Haris saat diwawancara oleh awak media menyampaikan bahwa sudah waktunya kita transparan, akuntabel, cepat dalam pelayanan perizinan. Sehingga para pengusaha bisa lebih terjamin dalam mengurus perizinan dan terhindar dari berbagai jenis penipuan, pungli, dan calo.

“Ini langkah maju kita kedepannya bahwa sudah waktunya kita dalam pelayanan yg paling utama. Apapun itu, kita harus melayani masyarakat dengan baik, tercepat, terbaik dan berkualitas,” Kata Al Haris.(*)

Posting Komentar untuk "Diskepora Mengangkangi Visi Misi dan Transparansi Gubernur Jambi, 'APO' Siap Beraksi demi Marwah Atlit dan Pengurus Cabor"