Buntut Penyalahgunaan Anggaran, Gerbang Masuk UIN Jambi Diblokir, Mahasiswa: Rektor Jangan Otoriter

Buntut Penyalahgunaan Anggaran, Gerbang Masuk UIN Jambi Diblokir,
Mahasiswa: Rektor Jangan Otoriter.

Serampas.com, Jambi - Kembali turun aksi. Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (UIN Jambi) yang tergabung ke dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Kampus (GEMA PEKA) kembali menggelar unjuk rasa mendesak tranpransi dugaan penyalahgunaan anggaran di Kampus biru tersebut (22/09/2022).

 "Rektor Jangan Otoriter, Kami minta hapus ujian TOEFL dan TOEFL," teriak mahasiswa. 

Terpantau, jalan dari dan menuju Jambi -Sungai Duren macet. Hingga berita ini diturunkan, mahasiswa masih melakukan aksinya di jalan.

Diketahui, bahwa demonstrasi ini merupakan buntut kekecewaan mahasiswa dengan Rektor UIN Jambi karena menolak menandatangani fakta integritas penghapusan uang pungutan tes TOEFL yang dinilai menabrak Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 25 tahun 2020 tentang standar satuan biaya perguruan tinggi.(*)

Posting Komentar untuk "Buntut Penyalahgunaan Anggaran, Gerbang Masuk UIN Jambi Diblokir, Mahasiswa: Rektor Jangan Otoriter"