Tercantum 22 Perusahaan Diduga Melampaui Batas SKP, Pokja Terkesan Tutup Mata, Ingat Melampirkan Dokumen Palsu Bisa Dipidanakan

Tercantum 22 Perusahaan Diduga Melampaui Batas SKP, Pokja Terkesan Tutup Mata, Ingat Melampirkan Dokumen Palsu Bisa Dipidanakan. Foto: Ilustrasi/ist/net. Tugu Keris Siginjai

Serampas.com, Kota Jambi - Sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

Di mana dalam asas hukum pengadaan barang dan jasa itu harus memenuhi prinsip-prinsip utama good govermance, yakni akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat.

Namun lain halnya yang dilakukan oleh kelompok kerja di Kota Jambi.

Untuk diketahui soal Sisa Kemampuan Paket (SKP). Nama perusahaan seperti dalam bentuk CV hanya bisa tanda tangan kontrak 5 paket pekerjaan.

Kalau sudah melewati SKP tidak teken kontrak, karena dipersyaratan lelang itu, perusahaan tidak melewati SKP dan melampirkan pekerjaan yang sedang berjalan.

Daftar Nama-nama Perusahaan Yang Diduga Melampaui Batas SKP (Sisa Kemampuan Paket)

Apabila mereka melapirkan kegiatan yang lagi berjalan tidak benar. Maka mereka bisa dibatalkan pemenangnya karena melampirkan dokumen palsu dan bisa dipidanakan.

Biasanya pihak Pokja itu, biasanya sudah mengetahui  perusahaan-perusahaan yang mana saja dan berkontrak dimana saja. Karena tidak boleh mengumumkan pemenang persuhaan tersebut apabila melampaui SKP.

Sedangkan dikota Jambi Pokja tutup mata mengenai perusahaan- perusahaan yang SKP sudah lebih. Ada apa?


(Redaksi)

Posting Komentar untuk "Tercantum 22 Perusahaan Diduga Melampaui Batas SKP, Pokja Terkesan Tutup Mata, Ingat Melampirkan Dokumen Palsu Bisa Dipidanakan"