Cari Blog Ini

Breaking News

Akdemisi Dr Dedek Kusnadi Bakal Kupas Abis Keterbukaan Informasi Publik Pengadaan Barang dan Jasa


JAMBI - Akademisi UIN STS Jambi, Dr. Dedek Kusnadi, S.Sos., M.Si., MM bakal mengupas abis keterbukaan informasi publik Pengadaan Barang dan Jasa  di Jambi. Jengan lewatkan para pendengar setia RRI dialog "Jambi Pagi ini" Kamis, 30 Oktober 2025 pukul 08.00 WIB.

Dr. Dedek Kusnadi yang juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah UIN STS Jambi menuturkan pandangan akademisi dan Etika Keterbukaan Informasi publik Keterbukaan sebagai Budaya Birokrasi.

"keterbukaan informasi publik tidak boleh hanya dianggap sebagai kewajiban hukum semata, tetapi harus menjadi bagian dari budaya birokrasi yang modern dan berintegritas. Keterbukaan perlu menjadi nilai yang hidup dalam perilaku dan sistem kerja aparatur negara agar pelayanan publik berjalan secara jujur dan akuntabel,"ujarnya pepada media ini. Selasa (29/10/2025)

Transparansi Membangun Kepercayaan Publik, kata Dr. Dedek, merupakan kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Dengan adanya keterbukaan dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan kebijakan, masyarakat dapat melihat proses pemerintahan secara jelas sehingga peluang terjadinya korupsi dan penyalahgunaan wewenang dapat diminimalkan," tegasnya.

Dirnya mengatakan perlu menumbuhkan “Budaya Transparansi” di Kalangan ASN.

"menekankan pentingnya membangun budaya transparansi (transparency culture) di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Keterbukaan harus menjadi kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran moral dan tanggung jawab, bukan karena tekanan aturan. ASN perlu memahami bahwa sikap terbuka merupakan bagian dari profesionalisme dan bentuk pengabdian kepada publik,"terangnya.

Dr. Dedek juga menilai bahwa masyarakat perlu diberikan pendidikan publik tentang keterbukaan informasi, agar mereka dapat memanfaatkan informasi secara benar dan bijak.

"Dengan pemahaman yang baik, masyarakat mampu mengawasi program dan proyek pemerintah secara kritis, objektif, dan konstruktif, bukan sekadar menilai berdasarkan opini atau isu,"sebutnya lagi.

Kolaborasi Kampus, Pemerintah, dan Media

Selain itu, Ungkap Dr Dedek, Untuk memperkuat literasi transparansi, Dedek mengusulkan adanya kerja sama antara kampus, pemerintah, dan media massa.

"Kampus berperan dalam melakukan penelitian dan edukasi publik, pemerintah menciptakan kebijakan yang terbuka dan partisipatif, sementara media menjadi jembatan informasi yang akurat dan mendidik,"bilangnya.

Terakhit, Dirinya menekankan sinergi antara ketiganya akan menciptakan ekosistem keterbukaan yang sehat dan berkelanjutan.

© Copyright 2022 - Serampas