KERINCI – Keluhan warga terkait kondisi akses jalan di wilayah Ranah Pemetik akhirnya mendapat respons cepat. Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) resmi menjalin kerja sama dengan Dinas PUPR Kabupaten Kerinci untuk melakukan perbaikan darurat pada ruas jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning.
Langkah konkret ini diawali dengan penandatanganan berita acara kesepakatan di Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Selasa (22/4/2026), sebagai landasan hukum percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Untuk memastikan perbaikan berjalan efektif, kedua belah pihak menyepakati pembagian wewenang yang jelas dalam penanganan teknis:
Pemerintah Kabupaten Kerinci: Bertanggung jawab atas pemeliharaan rutin, galian drainase, perbaikan badan jalan, serta koordinasi melalui program karya bakti TNI. Fokus utama kabupaten adalah pembangunan box culvert dan gorong-gorong untuk mencegah genangan air.
Pemerintah Provinsi Jambi (UPTD Workshop): Mengambil peran dalam pengadaan material dan pengerjaan pada titik-titik prioritas, khususnya lintasan dari Desa Pasir Jaya hingga Desa Sungai Kuning.
Plt. Kepala UPTD Workshop dan Peralatan Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muhammad Naufal Afandi, menyatakan bahwa sinergi ini adalah kunci agar pemulihan akses jalan dapat dilakukan secara terukur.
“Dengan pembagian tugas yang jelas antara provinsi dan kabupaten, kami optimistis pemulihan akses jalan dapat dilakukan lebih cepat,” tegas Naufal.
Perbaikan ini disambut haru oleh masyarakat setempat. Ruas Pungut Mudik–Sungai Kuning selama ini dikenal sebagai urat nadi distribusi hasil pertanian warga Ranah Pemetik.
Ahmad (45), salah seorang warga, menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Jambi Al Haris atas perhatian yang diberikan pada wilayah terpencil.
“Kami sangat terbantu. Terima kasih Bapak Gubernur Al Haris yang sudah memperhatikan jalan kami. Penanganan di titik prioritas sangat memudahkan kami yang selama ini kesulitan melintas membawa hasil bumi,” ujar Ahmad.
Senada dengan warga, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kerinci, Ir. Frans Mellas Pratama, menegaskan bahwa perbaikan ini diharapkan mampu menekan biaya logistik pertanian dan meningkatkan konektivitas antar-desa, sehingga roda ekonomi masyarakat kembali berputar normal. (adv)

Social Header
Cari Blog Ini